Pilih Agama Sebelum Instal openSUSE, Biar Tidak Sesat di Jalan
Kalian lagi mau instal openSUSE Leap 15.6 atau Tumbleweed terbaru? Selamat, kamu sudah berada di jalur yang benar… tapi tunggu dulu!
Sebelum lanjut, ada satu pertanyaan mendasar yang HARUS kamu jawab dengan hati-hati:
“Agama lo apa?”
Tenang, ini bukan tes masuk surga. Ini cuma tes masuk… desktop environment di openSUSE.
Setelah bertahun-tahun jadi jamaah openSUSE Indonesia, akhirnya saya rangkum daftar agama resmi yang diakui di openSUSE (terutama di grup Telegram openSUSE-ID):
KDE Plasma → Islam Mayoritas, ramah pemula, banyak fitur bawaan, efek-efek cantik, breeze theme = auranya tenang. Syahadatnya: “La ilaha illa Plasma, Dolphinun rasuluh”.
GNOME → Kristen Modern, gesture king, extensions = mukjizat, tapi kalau salah pasang extension bisa kena kutukan (crash). Doanya: “Ya Tuhan GNOME, tolong jangan update libadwaita lagi minggu ini…”
XFCE → Buddha Ringan, sederhana, zuhud, tidak butuh banyak resource, hidupnya damai di RAM 2 GB.
LXQt → Hindu Warna-warni, ringan juga, tapi agak… eksotis, jarang orang lihat di jalan.
i3 / sway / dwm → Salafy/Tarekat Tilawah sendiri konfig di ~/.config, tidak pakai DE, murni ibadah. Kalau ketemu orang pake i3, langsung takzim: “Subhanallah, konfignya bersih banget, MasyaAllah tabarakallah”.
No Desktop (server minimal) → Atheis “Gue nggak butuh agama, cukup CLI sama tmux.”
Wayland → Agama baru yang lagi viral Masih dalam tahap dakwah, banyak yang baru hijrah dari X11, tapi sering debat “Wayland belum siap!” vs “X11 sudah usang bro”.
Tips dari orang yang pernah sesat di jalan (pernah instal semua DE sekaligus):
Pilih satu agama dulu, jangan musyrik.
Kalau mau coba agama lain, pakai virtual machine atau container (Podman/Distrobox), bukan dual-boot, nanti perang suci di bootloader.
Jangan lupa zikir setelah instal:
zypper dup(Tumbleweed) atauzypper up(Leap).
Jadi, sebelum kamu klik “Install” di openSUSE, tanya dulu pada hati kecilmu: “Agama apa yang kamu anut?”
Tulis di kolom komentar agama lo apa, biar kita saling mendoakan (dan saling roast). Yang KDE jangan sombong, yang GNOME jangan ngatain KDE bloatware, yang i3 jangan bilang kita semua bodoh karena pakai mouse. Damai itu indah, bro.
Salam zypper,
Chameleon beragama KDE Plasma (tapi kadang selingkuh pake sway)

Posting Komentar