Ubah Tampilan CachyOS KDE Plasma Jadi macOS Tahoe! Lengkap & Ringan
Hasilnya? Memuaskan banget. Top bar macam macOS, dock bawah, global menu, font San Francisco, icon, cursor — semua serba Tahoe. Yang lebih penting, setelah di-tweak, tetep enteng dipakai harian.
Laptop dengan CachyOS (Arch-based), KDE Plasma 6.6+ (versi 6.7 recommended), koneksi internet, dan sabar dikit sekitar 10-15 menit.
Clone Repo Theme
Buka terminal, jalankan:
git clone https://github.com/lestercorderomurillo/macos-tahoe-liquid-kde.git
cd macos-tahoe-liquid-kdeRepo ini berisi tema macOS Tahoe Liquid — temanya paling baru, support Plasma 6.6/6.7+, dan udah tested di CachyOS.
Jalankan Installer
Sebelum install, cek dulu sistem cocok atau enggak:
sudo ./install --preflightKalau semua aman, tinggal jalankan:
sudo ./installNanti installer bakal otomatis melakukan semua yang diperlukan: cek dependency Qt6 dan KDE tools, install font SF Pro lengkap (Display, Text, Rounded, Mono), pasang color scheme, plasma theme, window decoration Aurorae, install Kvantum, GTK theme, icon, cursor, wallpaper, build dan pasang plasmoid kustom seperti dock, launcher, dan global menu. Selain itu juga ada KDE Rounded Corners buat efek sudut melengkung, Acrylic Glass buat efek blur transparan khas macOS, konfigurasi layout top bar dan dock ala macOS, auto theme switcher untuk light/dark otomatis, dan terakhir restart Plasma biar efek langsung keliatan.
Catatan: Installer akan nanya Continue? [Y/n] — jawab Y saja.
Biar Tetap Ringan
Setelah install pertama, saya ngerasa agak berat. Maklum, Acrylic Glass (blur) + Rounded Corners + Nautilus makan resource. Apalagi kalau laptop pake GPU integrated.
Solusinya, install ulang dengan matiin fitur berat:
sudo ./install --no-acrylic-glass --no-rounded-corners --no-nautilus--no-acrylic-glass matiin efek blur di panel dan dock — yang paling boros CPU/GPU. --no-rounded-corners matiin efek sudut melengkung jendela, lumayan ngurangin beban KWin. --no-nautilus pake Dolphin bawaan KDE daripada Nautilus, lebih enteng. Tampilan tetep macOS Tahoe, dock dan top bar tetap mulus, tapi laptop jadi lebih adem.
Troubleshooting: Wallpaper Balik Sendiri ke Tahoe
Saya sempet bingung — setelah ganti wallpaper, pas login lagi atau beberapa jam kemudian, wallpaper balik lagi ke tema Tahoe. Penyebabnya: auto theme switcher. Installer ngasih timer systemd yang otomatis ngejalanin theme switch jam 06:00 dan 18:00. Setiap kali switcher jalan, dia balikin semua ke setelan Tahoe, termasuk wallpaper.
Cara matiin:
systemctl --user stop mac-tahoe-liquid-kde-theme.timer
systemctl --user disable mac-tahoe-liquid-kde-theme.timer
rm ~/.config/systemd/user/plasma-plasmashell.service.wants/mac-tahoe-liquid-kde-theme.service
systemctl --user daemon-reloadSelesai. Sekarang wallpaper bebas diganti kapan aja.
Fitur Lain yang Bisa Dicoba
Setelah beres, cobain fitur-fitur ini biar makin macOS banget. Desktop Cube — System Settings > Desktop Effects > aktifkan "Desktop Cube", shortcut Ctrl+F11. Hot Corners — System Settings > Workspace Behavior > Screen Edges, set pojok layar untuk Overview atau Desktop Grid. Virtual Desktop — System Settings > Virtual Desktops, bikin beberapa desktop dan atur shortcut-nya. KDE Connect — install kdeconnect, hubungkan dengan HP Android, bisa lihat notif HP, transfer file, dan kontrol musik dari laptop.
Hasil Akhir
Setelah semua langkah, tampilan CachyOS berubah total. Top bar dengan global menu, app name, jam, system tray. Dock bawah dengan efek glass dan notifikasi badge merah. Window button di kiri macOS style. Font SF Pro di seluruh sistem. Wallpaper macOS Tahoe, boot splash Plymouth bergaya Apple, dan light/dark mode otomatis kalau diaktifkan.
Semua ini tanpa harus ganti distro. CachyOS tetep kenceng, KDE Plasma tetep fleksibel, tapi visualnya udah kayak MacBook.

Posting Komentar